Budidaya Ubi Jalar di Karung Sak

Budidaya Ubi Jalar

Budidaya Ubi Jalar

Karakteristik Ubi Jalar

Ubi jalar adalah akar penyimpan makanan yang membutuhkan banyak daun sehat untuk menghasilkan umbi besar. Namun, jika hanya subur di daun tetapi tidak membentuk umbi, maka terjadi masalah produksi.

Hasil Percobaan

Percobaan di lahan 4 × 6 meter dapat menghasilkan ±1 ton ubi jalar.

Masalah & Solusi di Lahan

  • Masalah: Daun subur tetapi tidak terbentuk umbi.
  • Solusi: Bedengan diinjak-injak lalu ditimbun tanah beberapa cm untuk memicu pembentukan umbi.
  • Jangan potong daun karena pemotongan memicu tumbuhnya tunas baru yang menguras cadangan makanan.
💡 Nutrisi penting: Nitrogen (N), Kalium (K) — terbaik dari abu sekam.
Tanah harus gembur, bukan keras.

Cara Tanam Terbaik: Sistem Karung Sak (karung pakan kucing/ beras & karung banner yang murah karena tidak bisa dijahit)

  • Media tanam: campuran abu sekam, tanah, kompos = 1:1:1.
  • Satu karung bisa ditanami 12–20 lubang tanam.
  • Pemupukan daun dengan penyemprotan ZPT KCl seminggu 2 kali.
  • Media tambahan bisa diperoleh dari menyapu jalan (sampah untuk kompos).
Kelebihan tanam di karung:
  • Tidak perlu mencangkul.
  • Tidak tergenang air atau banjir sehingga umbi tidak busuk.
  • Posisi di atas tanah, mudah perawatan.
  • Bisa ditanam estafet (tidak harus serentak).

Hasil & Harga

  • Hasil per karung: 20–30 kg ubi jalar.
  • Harga jual: Rp 1.500/kg tapi jika dikukus tidak basah, punel dan manis harga Rp 7.000 (harga tergantung kualitas).

Analisis Kebutuhan & Modal

Target pendapatan: Rp 50.000.000

Keterangan Nilai
Produksi per karung 30 kg
Harga per kg Rp 1.500
Hasil per karung Rp 45.000
Karung yang dibutuhkan untuk Rp 50 juta ± 1.000 karung
Modal per karung Rp 1.500
Total modal (1.000 karung) Rp 1.500.000
📌 Dengan 1.000 karung, hasil panen ±30 ton ubi jalar dengan pendapatan kotor ±Rp 50 juta. Modal ±Rp 1,5 juta.

Comments

Popular posts from this blog

Tanam Jagung 1 Hektar

Profil Takokak

Teknik Merangsang Berbuah